Skip to main content

Pimpin Mediasi Lasonrai, Bupati Barru Amankan Tiga Poin Kesepakatan, Pengelolaan Wisata Akan Ditetapkan Melalui Perdes

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., turun langsung memimpin mediasi terkait persoalan pengelolaan Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Dusun Ujungge atau Pantai Lasonrai di Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (27/10/2025) sore. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Batupute ini dihadiri oleh Anggota DPRD Barru Dapil Soppeng Riaja Drs. H. Muhammad Akil, M.Pd, Asisten I Setda Barru, Kasi Penanganan Sengketa BPN Barru, Mewakili Plt.Kepala Bapenda Barru, Camat, Danramil, Kapolsek Soppeng Riaja, Kepala Desa Batupute, Ketua Posbankum Desa Batupute, Ketua BPD Desa Batupute, perwakilan pemilik aset Sumitro, S.P., Kepala Dusun Ujungge, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa mediasi ini menjadi prioritas penting karena menyangkut kepentingan masyarakat luas dan potensi ekonomi daerah. “Harapan kami, masalah Lasonrai ini bisa segera mendapat jalan keluar yang adil dan tidak merugikan pihak mana pun. Semua harus merasa terpenuhi hak-haknya, tetapi tentu hak yang benar-benar milik kita,” ujar Bupati. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Barru ingin memastikan kawasan Pantai Lasonrai dapat kembali dibuka dan dikelola secara tertib, profesional, dan berkeadilan. Pengelolaan yang baik diharapkan memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat, desa, dan daerah. “Kalau Lasonrai dikelola baik-baik, tentu akan menjadi sumber pendapatan bagi daerah, pendapatan desa, dan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” jelasnya. Dalam suasana yang akrab dan kondusif, Bupati mendengarkan langsung aspirasi dari pihak-pihak yang terlibat, baik pengelola wisata pantai lasonrai, masyarakat, maupun pemerintah desa. “Kita ingin memastikan bahwa setiap persoalan diselesaikan dengan cara musyawarah dan saling menghormati,” tegasnya. “Pantai Lasonrai adalah salah satu potensi wisata unggulan di Barru yang harus dikelola dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama.” Adapun dari hasil mediasi tersebut, disepakati tiga poin utama: 1. Terkait lahan di bagian barat kawasan Pantai Lasonrai, yang berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 326/PDT/2020/PT MKS disebut sebagai tanah pekuburan, disepakati untuk menunggu penyesuaian dan pengaturan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan keharmonisan bersama. 2. Rencana pengelolaan Obyek Wisata Pantai Lasonrai akan dilakukan secara terpadu dan kolaboratif melalui Musyawarah Desa (Musdes), yang nantinya akan melahirkan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan kawasan wisata. 3. Hal-hal teknis lainnya akan dibahas dan diputuskan melalui Musdes berikutnya. Bupati Andi Ina berharap hasil kesepakatan ini menjadi dasar bersama untuk menciptakan suasana kondusif dan menjadikan Pantai Lasonrai sebagai destinasi wisata yang dikelola secara transparan, adil, dan berkelanjutan. “Saya hadir bukan untuk berpihak, tapi untuk menengahi. Pemerintah hanya ingin memastikan bahwa Wisata Pantai Lasonrai tetap menjadi kebanggaan masyarakat Barru, dikelola dengan damai, dan memberi manfaat bagi semua,” ujarnya. Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kekeluargaan, menghindari provokasi, dan menindaklanjuti hasil musyawarah dengan langkah konkret di tingkat desa. Usai mediasi, Bupati Andi Ina bersama rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi Pantai Lasonrai.

Popular posts from this blog

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...