Skip to main content

Tebas Payudara Wanita Cantik, Dua Pemuda Diamankan

Seorang wanita bernama Eni Sulfaeni (21), menderita luka sadis akibat tusukan benda tajam di kawasan taman Gowa di Jl Tumanurung, Minggu (10/6/2018) malam.

Dari pembegalan yang dialami warga Dusun Bengo, Desa Tamalatea, Kecamatan Manuju ini, mengakibatkan luka menganga di perut korban, luka menganga juga di payudara dan di leher korban.

Belum diketahui siapa pelaku penikaman atas perempuan berparas cantik dan bekerja sebagai karyawan bekham. Korban ini pun dibawa lari ke RSU Syekh Yusuf namun karena kondisi kritis, korban kemudian dirujuk ke RSU Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Sesaat menerima laporan kejadian tersebut, pihak Polres Gowa menuju TKP dan mengevakuasi serta olah TKP.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi Selasa (12/6/2018) mengatakan jika korban Eni merupakan korban pencurian dengan kekerasan oleh oknum. Dan oknum pelaku tersebut ternyata dua orang pemuda begal.

Kini kedua terduga pelaku masing-masing Andi Rizaldi alias Andi (22), buruh bangunan, alamat BTN Gowa Asri, Blok A9 Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu dan Alkrian Nur alias Rian (20) juga buruh bangunan, juga tinggal di Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu berhasil diidentifikasi dan kemudian ditangkap Timsus Polda.

Namun kedua terduga terpaksa di tembak saat akan dibawa untuk menunjukkan TKP, namun tersangka berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terhadap kedua terduga tersangka.

Petugas menembak bagian kaki keduanya yakni tersangka Andi ditembak pada kaki kiri sebanyak dua kali tembakan dan kaki kanan sebanyak satu kali tembakan.

Sementara Rian ditembak pada bagian kaki kiri sebanyak dua kali tembakan. Kini kedua tersangka berada di RSU Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan dan dalam pengamanan Timsus Polda.

“Ya kedua tersangka kini berada di RSU Bhayangkara untuk perawatan medis,” kata Kapolres disela merilis kasus tersebut, Selasa sore tadi.


Kronologis kejadian ini kata Shinto bermula saat korban sedang duduk di sekitar lapangan Syekh Yusuf  sambil memainkan handphonenya. Saat itu Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 23.00 Wita.

Tiba-tiba tanpa disangka oleh korban, kedua pelaku merebut handphone korban. Setelah merebut handphone korban, kedua pelaku pun dengan tega menikam korban pada bagian dada, perut, dan leher korban menggunakan benda tajam, sehingga korban mengalami luka serius dan kritis dan dibawa ke rumah sakit oleh warga sekitar.

Tim khusus Polda bersama Unit Opsnal Sat Reskrim Polsek Somba Opu Res Gowa mulai melaksanakan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan masyarakat setempat.

Dan dalam waktu 24 jam, pelaku penikaman ini terungkap. Pada pukul 21.00 Wita, Senin kemarin diperoleh informasi bahwa terduga pelaku berada dirumahnya di perumahan Gowa Asri.

Kemudian tim gabungan bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap para tersangka, selanjutnya diamankan dan dibawa ke posko Timsus polda Sulsel untuk dilakukan interogasi.

Pada sekitar pukul  01.35 Wita Senin itu, tambah kapolres, kedua tersangka akan diserahkan Timsus Polda ke Polres Gowa.

“Namun kami tidak mau menerima para tersangka dan menyatakan bahwa besok perkaranya akan dilimpahkan ke Dit Reskrimum Polda Sulsel. Makanya saat ini para tersangka sementara diamankan di posko Timsus Polda Sulsel,” jelas kapolres lagi.

Kedua terduga pelaku ini ditangkap sejari kemudian berkat kerja keras pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus ini.

“Telah dilakukan interogasi terhadap kedua pelaku. Keduanya mengaku melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban. Menurut pelaku, korban ditikam karena melakukan perlawanan saat handphonenya dirampas,” jelas Shinto.

Dijelaskan kapolres, bahwa tersangka Andi yang menikam korban dengan menggunakan pisau yang dibawa dari rumahnya, dan pisau tersebut di persiapkan dari rumahnya kemudian mencari target korban sasaran secara acak.

Barang bukti berupa handphone xiaomi warna gold dan pisau warna silver yang digunakan pelaku saat ini telah diamankan

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.