Skip to main content

Turut Berduka, Prof Andalan Santuni Dua Relawannya Yang Meninggal


Cagub dan Cawagub nomor 3 Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) bakal memberi santunan masing-masing Rp 50 juta bagi relawan Prof Andalan asal Gowa yang meninggal pada kecelakaan di Camba, Maros, Minggu pagi (22/4/2018).
“Saya dan Pak Andi Sudirman Sulaiman sedih dan turut berduka atas kejadian yang menimpa relawan kami saat hendak berangkat ke Bone untuk mengikuti kampanye akbar. Kami semua berbela sungkawa bagi korban meninggal dan luka,” kata Prof Nurdin Abdullah.
Menurut Prof Nurdin Abdullah, dirinya dan Andi Sudirman Sulaiman telah bersepakat untuk memberi santunan bagi keluarga korban meninggal, masing-masing Rp 50 juta. Serta akan kami tanggung seluruh biaya penguburannya.
“Tak hanya itu, kami juga sepakat bakal memberi beasiswa pendidikan bagi anak korban meninggal sampai kuliah,” tambah Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara korban luka, menurut Andi Sudirman Sulaiman akan ditanggung seluruh biaya pengobatannya hingga sembuh.
Sebagai informasi, mobil yang membawa relawan Prof Andalan asal Kabupaten Gowa mengalami kecelakaan di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros. Dua relawan meninggal dunia, seorang kritis dan dua terluka.
Dua relawan tewas adalah Daeng Jarung, warga Bontobontoa, Kabupaten Gowa yang sehari-hari bekerja sebagai tukang. Serta Idris Daeng Tayang yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang

Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...