Skip to main content

ABG 15 Tahun Dicekoki Miras Lalu Digilir 4 Temannya, Pingsan

Seorang anak baru gede (ABG) berinisial PR digilir empat temannya usai pesta minuman keras (miras). Remaja 15 tahun asal Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, itu diperkosa pada Minggu petang (22/10/2017).

Tak terima kejadian itu, PR didampingi ibu dan kerabatnya mendatangi Mapolsek Rumpin, Jalan Raya Rumpin-Leuwiliang, Kecematan Rumpin, Kabupaten Bogor untuk melaporkan kejadian itu.



Tubuh PR masih tampak lemas. Sang ibu memeluknya erat sembari berjalan masuk ke ruang unit pengaduan. Kepada petugas, ibunda PR mengadukan kejadian nahas yang dialami putrinya, sehari sebelumnya.

Ya, petaka itu dialami PR pada Minggu petang (22/10) pukul 17.00 WIB. PR yang saat itu berada di rumah, diajak keluar oleh AT (19). Tanpa curiga, PR pun ikut bersama AT.

Di tengah perjalanan, AT mampir terlebih dahulu di sebuah warung penjual miras. Usai membeli miras, AT mengajak PR menuju rumah MA yang tak jauh dari lokasi warung, di Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin.

“Diajak keluar main sama AT,” aku PR sembari memegang erat tangan ibunya di Mapolsek Rumpin.

Di dalam rumah, mereka tak sendiri. Di sana sudah ada beberapa rekan AT yakni MA (20), AD (17), dan AL (19). Sembari tersenyum, AT pun langsung mengajak PR duduk.
Tak lama, para remaja tanggung itu mulai berpesta miras sambil bersenda gurau. “Bergiliran minum. Saya dipaksa minum,” tutur PR.

Gadis pemalu yang tak pernah mengenggak miras ini pun langsung lemas. Kepalanya pusing dan seketika terbaring di lantai. Melihat PR tak berdaya, libido AD melonjak. Dia nekat menggagahi PR.

Melihat AD asyik membuka pakaian PR, hasrat AT ikut membuncah. AT bahkan lebih dahulu menggagahi PR. Meski korban dalam keadaan tak sadarkan diri, dua remaja lainnya yakni AL dan MA ikut beraksi. AL menyetubuhi korban, sementara MA meremas-remas bagian payudara PR.

Perlakukan itu tak hanya sekali. Usai PR mulai sadar, pelaku kembali memperkosa PR hingga malam pukul 19.00 WIB. Melihat PR pingsan, keempat remaja itu meninggalkan PR di kamar.

Hingga sekitar pukul 23.30 WIB, PR mulai sadarkan diri. Ia meminta pulang. AT, MA dan AL kemudian mengantar korban pulang ke rumah.

Setibanya di rumah, PR langsung bercerita kepada sang ibu. Seketika, AT, MA dan AL langsug diamankan warga.

Kapolsek Rumpin Kompol Kompol Sudin Simangungsong mengatakan, ketiga pelaku dijemput oleh anggota sekitar pukul 02.00 WIB.

“Kami bawa ketiganya ke Polsek. Pelaku AD ditangkap tadi (keesokan hari),” katanya kepada Radar Bogor.

Simangunsong memberi perhatian khusus pada kasus ini. Setelah mendapat laporan, ia menitah anak buahnya mengantarkan PR bersama sang ibu ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, di bilangan Tegar Beriman, Cibinong. Itu mengingat PR memerlukan perlakuan khusus agar mental dan fisiknya tak terganggu.

“Karena korban masih di bawah umur,” ujar Simangunsong kepada Radar Bogor.

Di Mapolres Bogor, Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan keempat pelaku kini sudah dalam penahanan Unit PPA Polres Bogor.

Barang bukti berupa celana dalam warna hijau muda dan celana panjang warna hitam juga turut diamankan.

“Keempatnya dikenakan pasal 285 KUHP dan atau Pasal 81 Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkasnya.

Popular posts from this blog

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...