Skip to main content

ACC Nilai Kasus OTT di Polda Sulsel Alami Ketimpangan

Anti Corruption Committee (ACC) menilai, penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di jajaran Polda Sulsel mengalami ketimpangan.
Menurut wakil Direktur ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun penyelesaian kasus Pungutan Liar (Pungli) usai OTT hanya pada rekomendasi internal saja.
"Ini kasus pungli, faktanya hanya pada rekomendasi internal penyelesaiannya pada hukuman indisipliner," kata Kadir dikantor ACC, Kamis (18/5/2017).
Kadir menyebutkan, namanyan kasus Pungli setelah di OTT adalah berujung pada tindaka Pidana Korupsi, namun faktanya diselesaiakn secara internal.
ACC Sulawesi menerima 49 kasus OTT Pungli dari Polda Sulsel. Namun dari temuan dan investigasi. ACC temukan 55 kasus Pungli dari 2016 ke 2017.
Hasilnya, 55 kasus dari Juli 2016 hingga April 2017 pada catatan ACC, Polda baru tingkatkan status penyidikan 27 kasus dan 28 lainnya masih penyelidikan.
Kadir menyebutkan dari kasus tersebut, berdasarkan data ACC, 18 oknum pada jajaran Polda Sulsel terjaring OTT, 38 PNS, 21 honorer, dan 29 lainnya sipil.
“Polda hanya mengumpulkan serpihan-serpihan namun tidak menyelesaikan kasusnya. Kami menilai Polda tidak jujur dan tidak paparkan semuanya," ujarnya.
Kadir menerangkan, untuk ukuran kasus OTT pungli tergolong mudah, mestinya penyidik Polda tidak memerlukan waktu cukup lama menuntaskannya.
Tetapi faktanya, hingga saat ini belum satupun kasus naik ke meja sidang dan baru tiga kasus yang dinyatakan telah rampung atau P21 pada Kejaksaan.
"Ini kan tangkap tangan, harus langsung ke penyidikan karena dalam data Polda hanya ada 19 kasus dan itupun hanya penyelidikan," tegas Abdul Kadir.
Berdasarkan catatan ACC, sejak Juni lalu Polda genjar melakukan operasi Saber Pungli di internal, berhasil menangkap 18 oknum polisi nakal dari enam kasus.
“Kalau oknum polisi dalam beberapa kasus, kami melihat hanya dikenakan kode etik, sedangkan sipil bisa sampai UU Tipikor,” tambah Abdul Kadir

Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...