Skip to main content

3.14 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat(pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
RPP (5.7)
Sekolah                       :  SMPN 1  Mallusetasi
Mata pelajaran             :  Bahasa Indonesia
Kelas/Semester            :  VII/2
Materi Pokok              :  Menyimpulkan prinsip penggunaan kata/ kalimat pada pantun
Alokasi Waktu            :  6 x 40 menit
Kompetensi Inti :
  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran melalui pembelajaran penemuan (Discovery Learning), peserta didik dapat:
  1. Menjelaskan bahasa yang digunakan pada pantun dengan benar.
  2. Menyimpulkan prinsip penggunaan kata pada pantun dengan benar.
  3. Menyimpulkan prinsip penggunaan kalimat pada pantun dengan benar.
Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.10 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar
Indikator
  • Menyimpulkan prinsip penggunaan kata/ kalimat pada pantun
Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Reguler
Pengetahuan
  • Struktur puisi rakyat.
  • Karakteristik tiap bagian puisi rakyat.
  • Contoh cara melengkapi puisi rakyat.
  • Contoh variasi puisi rakyat dari segi kalimat yang digunakan.
  • Contoh penggunaan kata/ kalimat pada puisi rakyat (pantun).
Keterampilan
  • Praktik menelaah struktur puisi rakyat.
  • Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/ gambaran umum, deskripsi bagian).
  • Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun).
  • Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa pada puisi rakyat.
Materi Pembelajaran Remedial
Pengetahuan
  • Struktur puisi rakyat.
  • Karakteristik tiap bagian puisi rakyat.
  • Contoh cara melengkapi puisi rakyat.
  • Contoh variasi puisi rakyat dari segi kalimat yang digunakan.
  • Contoh penggunaan kata/ kalimat pada puisi rakyat (pantun).
Keterampilan
  • Praktik menelaah struktur puisi rakyat.
  • Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/gambaran umum, deskripsi bagian).
  • Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun).
  • Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa pada puisi rakyat.
Materi Pembelajaran Pengayaan
Pengetahuan
  • Struktur puisi rakyat (struktur gurindam, syair, dan pantun).
  • Contoh variasi pantun dari segi jenis kalimat, pola penyajian kalimat pada larik.
  • Contoh variasi pengembangan isi.
  • Contoh beragam kata berima pada sampiran dan isi.
  • Prinsip mengurutkan puisi rakyat.
  • Prinsip melengkapi puisi rakyat.
  • Prinsip mengembangkan puisi rakyat.
  • Prinsip menggunakan kata/ kalimat pada puisi rakyat.
Keterampilan
  • Praktik mengurutkan bagian puisi rakyat.
  • Praktik melengkapi unsur-unsur puisi rakyat.
  • Praktik menyusun bagian-bagian puisi rakyat.
  • Praktik menyunting.
Sikap yang ditumbuhkan: Jujur berkarya, Tanggung jawab.
Metode Pembelajaran
Tanya jawab 
Diskusi
Penugasan
Latihan
Media Pembelajaran
Video
Contoh pantun
Contoh syair
Contoh gurindam 
Sumber Belajar
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 179 s.d 186.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.
  • Lingkungan sekitar
Kegiatan Pembelajaran
Bagian C: Prakonstruksi
Pendahuluan
Tahap 1: Persiapan
Mengucapkan salam dan berdo’a.
Sesuai Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, dalam kegiatan pendahuluan, guru wajib:
  • Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
  • Memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
  • Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
  • Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
  • Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
Kegiatan Inti
Tahap 2: Stimulasi/pemberian rangsangan
Guru dapat memulai kegiatan PBM dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah. Stimulasi pada tahap ini berfungsi untuk menyediakan kondisi interaksi belajar yang dapat mengembangkan dan membantu peserta didik dalam mengeksplorasi bahan.
Tahap 3: Identifikasi masalah
Guru mengidentifikasi  sumber belajar dan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Tahap 4: Mengumpulkan data
Guru membantu peserta didik  mengumpulan  dan  mengeksplorasi  data.
Tahap 5: Pengolahan data
Guru membimbing peserta didik dalam kegiatan mengolah data dan informasi yang telah diperoleh para peserta didik baik melalui wawancara, observasi, dan sebagainya
Tahap 6: Pembuktian
Guru membimbing peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil
Penutup
Tahap 7: Menarik kesimpulan
Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi:
  • Guru membimbing peserta didik merumuskan prinsip dan generalisasi hasil penemuannya.
  • Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
  • Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  • Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan
  • Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
Penilaian Hasil Pembelajaran
Penilaian Pengetahuan
Teknik             :  Tes tulis dan penugasan.
Bentuk            :  Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu atau klompok.
Indikator Soal :
Disajikan contoh telaah puisi rakyat
  1. Jelaskan bahasa yang digunakan pada pantun dengan benar!
  2. Simpulkan prinsip penggunaan kata pada pantun dengan benar!
  3. Simpulkan prinsip penggunaan kalimat pada pantun dengan benar!
Penilaian Keterampilan
Teknik             :  Penilaian kinerja.
Bentuk            :  Keterampilan proses.
Indikator Soal :
Berunjuk Karya dengan Puisi Rakyat
  • Praktik menelaah struktur puisi rakyat
  • Praktik melengkapi struktur puisi rakyat (melengkapi bagian identifikasi/ gambaran umum, deskripsi bagian)
  • Praktik memvariasikan beragam puisi rakyat (pantun)
  • Praktik membuat telaah ketepatan struktur, syarat pantun, dan penggunaan bahasa pada puisi rakyat
Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
Pedoman Penskoran :

AspekSkor
·         Jawaban sempurna5
·         Jawaban kurang sempurna3
·         Jawaban tidak sempurna1
Skor maksimal15
Skor akhir=Skor yang diperolehx 100
Dibagi Skor Maksimal
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah

(DRS.H.ARIFIN.K.M.Pd)
NIP.
Palanro, 10 Januari 2017
Guru Mata Pelajaran

HJ.NURAENI S.Pd.I




Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...