Monday, December 26, 2016

2018 Gorontalo Miliki SPN Sendiri, Kuota Bintara Polisi Bisa 300 Personel

Penantian masyarakat Provinsi Gorontalo akan keberadaan Sekolah Polisi Negara (SPN) di daerah ini segera terwujud.
Dipastikan, sekolah pencetak anggota Polri itu pembangunannya dimulai pada 2017 mendatang dan akan beroperasi tahun 2018.
Dengan adannya SPN Gorontalo yang bisa menerima siswa hingga 300 personel itu, maka secara otomatis kuota Bintara Polri naik hingga 200 persen.
Jumat (23/12), pembangunan SPN Gorontalo telah diresmikan Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjend) Pol Syafruddin, di markas Polda Gorontalo.
Kepada Gorontalo Post, Komjend Pol Syafruddin mengatakan, jika pembangunan gedung SPN Gorontalo dengan anggaran lebih dari Rp 86 milyar itu selesai pada 2017 mendatang.
Maka bisa dipastikan tahun 2019 SPN tersebut sudah bisa mencetak atau menghasilkan polisi baru. Itu artinya tahun 2018 SPN Gorontalo sudah mulai membuka dan menerima calon siswa.
“Ya, jadi pembangunan SPN Gorontalo ini diupayakan bisa selesai selama satu tahun. Setelah itu, kemungkinan besar SPN Gorontalo bisa langsung menerima siswa baru nantinya,”kata Komjend Pol Syafruddin.
Menurutnya, jika Gorontalo sudah ada SPN, maka anak-anak muda Gorontalo tidak perlu jauh-jauh pergi ke Kota Manado Sulawesi Utara (SULUT) untuk ikut pendidikan kepolisian, karena sudah bisa sekolah di daerah sendiri.
Untuk kapasitasnnya sendiri, SPN Gorontalo yang berdiri diatas tanah seluas 25 Hektare (Ha), bisa menampung 200 – 300 calon bintara Polri.
“Kehadiran sebuah SPN nantinya bukan hanya akan bermanfaat untuk anak muda yang ingin mengikuti pendidikan Polri, tapi juga bisa meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.
Karena menurut Komjend Pol Syafruddin, kehadiran sebuah SPN bisa merangsang pertumbuhan ekonomi daerah itu sendiri.
Selain itu, SPN juga nanti bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi daerah tempat berdirinya SPN itu.

Entri yang Diunggulkan

Alhamdulilah, Istri Bupati Barru Sembuh dari Korona

Pasca menjalani isolasi mandiri selama 14 hari karena terkonfirmasi covid. Hj Hasnah Syam, Istri bupati Barru dinyatakan sembuh dari virus ...