Skip to main content

Survei Adhyaksa Unggulkan Idris-Suardi

KONVOI: Pasangan calon Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) usai mengelar deklarasi damai yang dilaksanakan oleh KPUD Barru. Sudah dua lembaga survey menjagokan keduanya untuk memenangkan Pilkada 2015.

Peluang Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) oppo kembali di Barru masih terbuka lebar. Pasalnya, survei elektabilitas pasangan nomor urut tiga itu masih diatas dari dua rivalnya di sisa tiga bulan jelang pencoblosan.

Setelah Indeks Politica Indonesia (IPI) yang mengunggulkan AIS, kini giliran lembaga survei dan konsultan politik Adhyaksa Supporting House yang menempatkan pasangan birokrat itu berda di posisi teratas. Direktur Adhyaksa Supporting House, Irfan AB mengakui, hasil survei terbarunya, Idris-Suardi belum tertandingi oleh dua rivalnya, baik Malkan Amin-Salahuddin Rum, maupun Anwar Aksa-Adhan. "Peluang Idris Syukur lebih terbuka lebar.

Sebab surveinya  saat ini masih cukup tinggi dibanding Anwar serta rival lainnya, Malkan Amin," kata Irfan AB kepada wartawan, meski enggan menyebutkan angka pastinya, Senin 31 Agustus, kemarin. Sebelumnya, IPI juga memprediksi jika AIS bakal keluar sebagai pemenang. Berdasarkan pengamatan lembaga survei ini, pergerakan kandidat nomor urut tiga lebih terarah dibanding pasangan lainnya. Isu yang dihembuskan menjatuhkan Idris, dinilai tidak terlalu berpengaruh di masyarakat.

Terkait hasil survei itu, Juru Bicara AIS, Arif Saleh menanggapi positif. Pasalnya, kedua lembaga survei lokal itu selama ini sering melakukan penelitian atau riset, sehingga hasilnya diyakini bisa dipertanggungjawabkan. "Kalau lembaga profesional yang menyampaikan temuan risetnya, tentu saja kita bisa percaya, karena pasti mereka menurunkan tim survei, dan hasilnya tidak direkayasa," kata Arif.

Meski AIS diunggulkan, namun eks jurnalis ini mengingatkan kepada tim dan relawan agar tidak over confindence, melainkan tetap harus fokus mensosialisasikan, dan bersama-sama memenangkan pasangan AIS. "Hasil survei itu harus kita jadikan pelecut dan penambah semangat untuk terus bersama-sama menyosialisasikan AIS di masyarakat. Kita tidak boleh lengah, karena jangan sampai ada pihak tertentu ingin menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan kita," pungkas Arif.

Hal senada juga terjadi di Pilkada Maros. Prediksi dua lembaga survei, hasil jajak pendapat dari Insert Institute dan Indeks Politica Indonesia (IPI). Berdasarkan survey IPI per Agustus, pasangan Hatta-Harmil (Hatita') masih unggul sebanyak 72,3 persen. Husain-Sudirman (Hadir) berada diangka 10,4 persen dan Imran-Said (Iman) hanya 4,8 persen." Sisanya tidak menjawab, tidak tahu dan merahasiakan pilihan sebanyak 12,5 persen," beber Direktur IPI Suwadi Idris Amir, terpisah.

Survey itu dilakukan kepada 440 orang responden dengan metodologi multi stage random sampling. Suwadi menyebut, keunggulan Hatita' salah satunya diuntungkan dengan posisinya sebagai petahana." Responden menganggap Hatta berhasil memimpin Maros, disamping itu isu korupsi kurang dipercaya masyarakat," urainya.

Terpisah, Muh Ramli Rahim menyebut Pilkada Maros dimenangkan Hatita’. Direktur RPC itu berkaca pada survey yang dirilis Insert Institute, saat ini dominasi Hatta sulit dikejar dengan 75 persen suara. Pesaingnya hanya berada diangka 9 persen dan 5 persen." Sisanya 11-12 persen adalah swing voter,” kata Ramli.

Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...