Skip to main content

Rencana 1 Oktober 2016 Solar Naik Rp. 600 Bensin Turun Rp. 300

Wacana penurunan harga premium (bensin, red) bisa berdampak tarif angkutan kota (Angkot) Manado. Jika berdasar data, Ditjen Migas sudah memiliki kisaran harga baru premium dan solar. Untuk bensin dengan oktan 88 alias premium, turun sampai Rp300 per liter. Itu artinya, di Sulut harga premium turun dari Rp6.450 menjadi Rp6.150 per liter. Karenanya, tarif Angkot kans turun Rp3.500 dari tarif sebelumnya Rp3.700, sesuai Perwako Manado 09/2016.

Ekonom Sulut Prof Charles Kepel mengungkapkan, turunnya harga premium dan solar per 1 Oktober (lusa, red) nanti, memberikan banyak dampak di sisi transportasi se-Sulut. Diantaranya, memangkas sejumlah biaya operasional pengiriman barang, transportasi masal, memajukan perekonomian masyarakat baik pengusaha kecil sampai pelaku-pelaku bisnis skala besar. “Bahan bakar turun, biaya angkutnya kan otomatis juga turun, operasionalnya bisa diefisiensikan pada sektor lain,” ujar Kepel.

Ditegaskannya pula, transportasi dari antar kota, sampai antar provinsi pasti turun. Barang-barang yang diekspor maupun impor juga ikut terkoreksi biayanya. Meskipun kenyataannya, begitu tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) diturunkan, tidak serta merta disesuaikan di lapangan. “Ada kajian dinas terkait, Dishub dan Organda. Tapi intinya, ini baik bagi perekonomian secara keseluruhan,” tandasnya.

Pengamat Transportasi Sulut Dr Jonli Pio menilai, perubahan harga BBM tidak hanya berpengaruh terhadap harga angkutan saja. Menurutnya, secara otomatis akan berdampak pada perubahan harga keseluruhan kebutuhan. Ini sudah menjadi hukum ekonomi. Naik atau turunnya tarif angkutan, haruslah pemerintah yang mengkaji. “Tapi hemat saya, tarif angkutan harus ikut turun apabila BBM memang turun,” pinta Pio.

Diungkapkannya, prosentase pengguna angkutan umum adalah kalangan menengah ke bawah. “Harus seimbang, di saat BBM naik, kan sopir meminta kenaikan tarif. Berikut saatnya sopir angkot melakukan penyesuaian harga,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sulut Drs Joi Oroh menjelaskan, setiap kali ada perubahan harga BBM, pastilah akan dilakukan penyesuaian. “Tapi kan baru wacana, belum bisa langsung ditentukan. Saya juga belum dapat info lengkap tentang itu,” ungkap Oroh, semalam.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Wiratmaja Puja menjelaskan, saat ini pihaknya melakukan kajian final sebelum pengumuman harga BBM. Ada dua hal yang menjadi acuan pemerintah dalam menetapkan harga baru yang berlaku pada 1 Oktober itu. “Berdasar data dan pertimbangan stabilitas,” ujar Puja saat dihubungi Jawa Pos (Grup Manado Post). “Kalau solar, naik sampai Rp600 per liter. Premium turun 300,’’ tambahnya.



Saat ini, solar dijual Rp5.150 per liter. Jika tidak ada perubahan sampai akhir bulan ini, berarti harganya jadi Rp5.750 per liter. Solar naik karena Mean of Platts (MoPS) sebagai pembentuk harga juga naik.

Selain itu, subsidi solar dari Rp1.000 menjadi Rp500 per liter ikut mempengaruhi. Kenaikan itu, bisa jadi terasa langsung tinggi karena harga BBM dipertahankan selama enam bulan sejak April. Itu dilakukan pemerintah, karena ingin ada stabilitas ekonomi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Lanjutnya, harga baru berdasar data, bisa saja tidak sama dengan pengumuman nanti. Sebab, pemerintah masih perlu mempertimbangkan dampak dari harga baru itu ke masyarakat. “Penetapan finalnya nanti, sedang dibahas mempertimbangkan stabilitas ekonomi, sosial, dan lainnya,’’ imbuhnya.

Meski pemerintah sempat menahan harga BBM selama enam bulan, Wirat memastikan pola yang digunakan untuk menghitung harga baru tetap tiga bulan. Menurutnya, itu sesuai dengan komitmen pemerintah, yang ingin membiasakan ada perubahan harga tiap tiga bulan. Kecuali ada momen khusus.

Terpisah, popularitas BBM jenis premium terus menurun. Data dari PT Pertamina (Persero), penjualan bensin dengan oktan 88 itu terus menurun hampir 50 persen dibanding tahun lalu. Itu membuat stok premium di dalam negeri menjadi lebih banyak.

VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menyebut pada semester pertama 2016, rata-rata penjualan premium masih 70 ribu KL per hari. Namun, pada Agustus turun 55 ribu KL per hari, dan di 20 hari pertama September menjadi 50 ribu KL per hari. “Tapi, Pertamina tetap menjaga ketersediaan premium di tengah pelemahan permintaan,’’ kata Wianda, kemarin. Akibat turunnya permintaan, stok premium jadi membengkak. Dari yang sebelumnya 18 hari, sekarang menjadi 22 hari. Lantas, kemana perginya konsumen premium? Wianda menjawab pindah ke pertalite atau pertamax.

Namun, paling besar pindah ke pertalite yang memiliki RON 90. Kata Wianda, konsumen tahu bahan bakar mana yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan saat ini. Selain itu, harga pertalite tidak terpaut jauh dengan premium karena dijual Rp6.900 per liter. “Pertamina akan mencoba adaptif terhadap tren konsumsi masyarakat yang lebih memilih pertamax series dan pertalite,’’ jelasnya. Dia lantas menunjukkan fakta lain mengenai perpindahan konsumen ke Bahan Bakar Khusus (BBK) itu. Dari 91 ribu KL penjualan bensin non subsidi, 45 persen adalah pengguna pertalite dan pertamax.

Naiknya lebih dari dua kali lipat. Sebab, pada semester I 2016, pemakai pertamax dan pertalite hanya membeli 15 ribu KL atau setara 20 persen penjualan bensin. Tapi, angka itu meningkat drastis pada 20 hari pertama September 2016 karena konsumsinya menembus 40,837 KL per hari. “Statistiknya, lonjakan paling tinggi adalah pertalite. September ini sudah 25 ribu KL per hari,’’ ungkapnya.

Padahal, lanjut Wianda, pada semester I 2016 lalu rata-rata konsumsi pertalite masih sekitar 6.500 KL per hari. Untuk pertamax, juga meningkat tajam dari 10 ribu KL per hari menjadi sekitar 15 ribu KL per hari. Fakta itu membuat Pertamina memperbanyak pasokan pertamax series dan pertalite di SPBU.

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.