Ketua DPRD Barru, H Syamsuddin Muhiddin menghadiri langsung pelantikan pejabat eselon II B lingkup Pemkab Barru, Senin, 1 Desember malam. di Menara MPP kantor Bupati Barru.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Andi Syukur Makkawaru, S, STP. M,Si.
Selain Kadis Dukcapil, ditempat yang sama juga dilantik pejabat Administator, Ahmad, SS menjadi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Andi Nursyamsu ST. S. Kom dilantik menjadi.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data pada Dinas Dukcapil.
Dua pejabat Pelaksana Tugas ikut menerima SK Plt, masing-masing Dr. A. Muh. Batara Mappanyompa. M. Si sebagai Plt Asisten Administerasi Umum Setda Barru dan Ashar Hamid, S. STP menjadi Plt. Kadis PMPTSP Barru.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengisian jabatan ini sangat penting bagi keberlangsungan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, khususnya di bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.
“Pejabat yang baru saja dilantik mengemban amanah yang menantang dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah kebutuhan organisasi,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh ASN untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah. Ia mengingatkan bahwa seorang aparatur negara tidak boleh bekerja hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus menunaikan tugas dengan sepenuh hati.
“Mari bersama-sama kita berkomitmen menjalani tugas dengan keikhlasan, dengan rasa cinta dan memiliki. Kita bekerja bukan hanya karena tanggung jawab formal, tetapi karena ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan daerah yang kita cintai,” ujar Bupati.
Bupati kemudian menegaskan kembali tiga fungsi utama ASN sebagaimana amanat Undang-Undang ASN, yakni pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati menyampaikan beberapa arahan penting diantaranya, Meningkatkan kedisiplinan serta segera melakukan adaptasi terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Membangun koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang baik secara berjenjang, baik dengan atasan maupun bawahan.
Memahami bahwa tantangan pelayanan publik semakin kompleks, sehingga setiap aparatur harus mempelajari tupoksi dan lingkungan kerja dengan tepat dan akurat.
Dan, menumbuhkan kebersamaan di antara seluruh ASN, dengan dasar saling percaya dan saling peduli, demi mewujudkan Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.
Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...
