Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, menerima audiensi jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barru di Rumah Jabatan Bupati, Kamis (4/12/2025).
Pengurus PGRI dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Barru, H. Abdullah Tintjo, S.Pd., M.Pd., bersama pengurus harian dan ketua-ketua cabang PGRI se-Kabupaten Barru.
Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pelaporan rencana Kongres PGRI Kabupaten Barru yang dijadwalkan akan digelar pada minggu kedua Desember 2025. Ketua PGRI memohon kesediaan Bupati untuk hadir memberikan arahan dan membuka kegiatan tersebut secara resmi.
“Kongres ini momentum penting bagi PGRI Barru untuk memilih kepengurusan baru yang lebih kuat dan responsif. Kehadiran Bupati tentu memberi semangat bagi para guru,” ujar H. Abdullah Tintjo.
Bupati Barru Andi Ina menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapannya hadir membuka kongres.
Bupati juga memberikan dukungan fasilitas pemerintah daerah dengan mempersilakan penggunaan Aula Pettu AdaE lantai VI Menara Mal Pelayanan Publik (MPP) Barru sebagai lokasi pelaksanaan.
“Silakan gunakan Aula Pettu AdaE. Pemerintah daerah selalu terbuka untuk mendukung kegiatan PGRI sebagai mitra strategis pembangunan pendidikan di Barru,” kata Bupati.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya memilih ketua PGRI yang mampu membawa organisasi tetap solid dan berdaya.
“PGRI ini organisasi besar, bukan organisasi kaleng-kaleng. Karena itu harus dipimpin oleh orang yang berintegritas, paham organisasi, mau berkorban, dan mampu memperhatikan anggotanya,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Barru.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan bahwa PGRI tetap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan mutu guru dan layanan pendidikan di seluruh wilayah.
“Kami butuh mitra yang kuat, profesional, dan kolaboratif. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran PGRI dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Barru.
Dalam audiensi tersebut, hadir pula jajaran pengurus PGRI Kabupaten Barru, diantaranya, Wakil Ketua: Sirajuddin, S.Pd., M.Pd. Sekretaris: Ahmad Djamaluddin, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sardiman Syarif, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir Ketua PGRI Kecamatan se-Kabupaten Barru masing-masing,
Mallusetasi: Syamsu Alam, S.Pd., MM
Soppeng Riaja: Sunusi, S.Pd., M.Pd.
Balusu: Askar, S.Pd., M.Pd.
Barru: La Sakka, S.Pd.
Tanete Rilau: Muh. Hasril N., S.Pd., M.Pd.
Tanete Riaja: Kamaruddin, S.Pd., M.Pd.
Pujananting: Hasanuddin, S.Pd., M.Pd.
Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...
