Skip to main content

Ariyadi Tuding Ahmad Ali Serang PDIP agar Aman dari KPK, Chusnul Chotimah: Pantas Semangat Banget Jilat Jokowi

Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah kembali menyindir sistem penegakan hukum di bawah rezim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Betapa tidak, aparat hukum terkesan masih menerapkan pola penegakan hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Chusnul Chotimah lantas menyinggung soal kasus yang menjerat loyalis mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Silfester Matutina yang hingga saat ini tidak kunjung dieksekusi oleh kejaksaan. Diketahui, Silfester Matutina dibiarkan terus berkeliaran sejak era kepemimpinan Jokowi hingga saat ini di rezim Presiden Prabowo Subianto. Meski sudah berstatus sebagau terpidana, namun kejaksaan sampai saat ini tidak berani melakukan eksekusi. Awalnya, Chusnul Chotimah menyindir mantan politikus Partai Nasdem yang kini jadi Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ahmad Ali disebut-sebut mendapat order dari partainya untuk menyerang PDIP. Tudingan itu disampaikan salah satu kader PDIP, Ariyadi. "Pantas semangat banget jilat Jokowi & serang PDIP. ," kata Chusnul Chotimah merespons pernyataan kader PDIP tersebut. Chusnul Chotimah lantas mengingat kembali kasus penyitaan uang sebesar Rp3,49 miliar dari rumah Ahmad Ali pada Februari lalu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sayangnya, kasus tersebut tidak jelas ujungnya. "Pdhl KPK telah menyita uang tunai 3,49 M juga dokumen, barang bukti elektronik, tas & jam tangan mewah pd Februari lalu dr rumah Ahmad Ali," sebut Chusnul Chotimah. Dalam unggahannya itu, Chusnul Chotimah sengaja menandai akun resmi milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. "Silfester aman dr @KejaksaanRI, Ahmad Ali aman dr @KPK_RI, Hukum apa ini?," tanya Chusnul Chotimah sambil menandai akun @bang_dasco @prabowo. Sebelumnya, Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Pacar Kembang Surabaya, Muhammad Ariyadi, memberikan tanggapan terkait pernyataan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali tentang Presiden Joko Widodo yang disebut tidak dihargai di partai lamanya. Menanggapi hal tersebut, Ariyadi memberikan pernyataan yang menuding adanya motif lain di balik pernyataan dari PSI. "Sepertinya Ahmad Ali sedang menerima order untuk menyerang partai lama Jokowi, yang memecat Jokowi, agar dia aman dari kasus di KPK," ujar dia dalam keterangannya, Jumat (21/11). Ariyadi lebih lanjut mengaitkan pernyataannya dengan operasi penindakan yang telah dilakukan KPK. "Padahal KPK telah menyita uang tunai Rp 3,49 miliar juga dokumen, barang bukti elektronik, tas, dan jam tangan mewah pada Februari lalu. Dengan itu sepertinya Ahmad Ali bisa aman dari KPK," tambah Muhammad Ariyadi. Pernyataan dari kader PDIP ini merupakan respons langsung terhadap pemberitaan yang mengutip pernyataan PSI, menunjukkan dinamika politik yang terjadi antarpartai menyusul operasi KPK beberapa waktu lal

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.