Entah apa yang dipikirkan seorang pemuda Gen Z berinisial FS (20) yang nekat melompat dari lantai 10 sebuah apartemen di kawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
"Pada hari minggu tanggal 12 Oktober 2025 diketahui sekira jam 01.00 Wib adanya seorang yang terjatuh dari lantai 10 berjenis kelamin laki-laki," kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas saat dihubungi, Minggu.
Rogers mengatakan setelah mendapat laporan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Dari keterangan saksi, awalnya FS menyewa satu unit apartemen yang berada di lantai 15 bersama dengan kekasihnya berinisial E.
Di dalam kamar, FS minum minuman beralkhohol hingga mengajak kekasihnya untuk melakukan hubungan badan. Namun, ajakan itu ditolak dengan alasan lelah.
Baca juga: Dapa, Bocah asal Bandung Selamatkan Wanita dari Percobaan Bunuh Diri di Rel
Saat itu, FS pun marah kepada kekasihnya dan menuduh jika E akan berhubungan badan dengan mantan kekasihnya berinisial FR.
"Dikarenakan FS merasa cemburu lalu FS melakukan kekerasan kepada E dengan cara memukul kepala, pipi kiri dan bibir," ucapnya.
Saat itu, E hendak keluar kamar untuk meminta pertolongan, namun FS menarik tangan dan menjambak rambut E untuk meminta handphone dan kunci sepeda motor E.
Hingga akhirnya, E pun berhasil melarikan diri meski sempat dikejar dan dijambak di tangga apartemen.
Saat itu, E pun melaporkan kekerasan yang ia alami ke satpam apartemen.
Di saat yang bersamaan, satpam lainnya pun mendapat laporan dari penghuni apartemen jika ada seseorang yang terjatuh dan mendarat di atas mobil penghuni yang sedang diparkirkan.
Ketika dicek, E pun membenarkan jika pria yang jatuh itu merupakan pacarnya.
"Bahwa didapat keterangan sesuai hasil cctv bahwa korban dari lantai 15 turun menggunakan tangga darurat ke lantai 10, kemudian korban loncat dari jendela lorong," ucap Rogers.
Saat itu, FS langsung dibawa ke rumah sakit dalam keadaan hidup untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut karena mendapat luka-luka khususnya di bagian kepala.
"Dugaan sementara korban diduga melakukan percobaan bunuh diri," jelasnya.
Saat ini, lanjut Rogers, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Diduga Ditolak Kekasih Berhubungan Badan, Gen Z ini Terjun dari Lantai 10 Apartemen di Jatinangor, https://www.tribunnews.com/regional/7740931/diduga-ditolak-kekasih-berhubungan-badan-gen-z-ini-terjun-dari-lantai-10-apartemen-di-jatinangor.
Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Eko Sutriyanto
Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...
