Skip to main content

Chief of Police who sex with police Finally Fired



A police chief in Camden, North London, England, had to let go of all the attributes of policing, as well as a salary of 80 thousand pounds or 1.6 billion per year after it was decided dismissed.

Not because it did not carry out their duties properly or lazy. But Detective Chief Superintendent (equivalent rank of Lieutenant Colonel) Darren Williams committed acts reprehensible that so tarnished the good name of London Police.

Williams decided the dismissal internal proceedings in the British Transport Police Headquarters in Camden, 'because' caught often abused, even to the "levels" molested women police (policewoman) who became his subordinates.

Obscene acts of abuse to the police chief who conducted it, including a policewoman lick ears, caressing the neck, forced kissing, and oral sex with a gesture showing a banana.

"The first indictment relating to employee staff and she licks the ear policewomen. The second incident happened the other policewoman who stroked his neck. Said she was very pretty, licking ears, asking silly questions and kissing the policewoman, "said prosecutor representing the Metropolitan Police, Stephen Morley.

"Third, the treatment of a woman outside the police members. When the women intend to do the interview, he (Williams) even mimic oral sex with bananas. Fourth, the treatment of other disgusting to a policewoman. He (Williams) membelaikan scarf her to the sidelines foot policewoman, "he added, quoted by the Daily Mail, Saturday (01/30/2016).

John Biggs as attorney Williams, had filed an appeal. Biggs asked Camden Transport Police did not fire him, considering the services and reputation Williams. Even so, the appeal was rejected.
"His behavior towards a woman who became his co-workers, totally unacceptable," said Chairman of the Panel, Dorian Lovell-Pank.

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.