Pemerintah Kabupaten Barru bersama Karang Taruna Kabupaten Barru resmi membuka kegiatan Studi Karya Bakti Karang Taruna (SKBKT) Tahun 2025 di Lapangan Sepak Bola UPTD SMPN 24 Barru, Dusun Topporeng, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Jumat (25/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Oktober 2025 ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., dan dihadiri oleh Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Ketua MPKT Ir. Muhammad Yulianto Badwi, Forkopimda Barru, Ketua Harian Karang Taruna Sulsel Zaenal Arifin, Ketua Karang Taruna Barru Muhammad Ishak, Ketua Panitia Andi Syah Irwan, jajaran kepala OPD, dan organisasi kepemudaan se-Kab. Barru.
Acara pembukaan diawali dengan parade defile dari tujuh kecamatan yang menampilkan kekompakan dan semangat kebersamaan para pemuda Barru.
Usai defile, dilaksanakan pelantikan kolektif pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan periode 2025–2030, menandai babak baru kepemimpinan Karang Taruna di seluruh wilayah Barru.
Tak hanya seremonial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kampanye gizi “Gerakan Makan Telur” bagi anak-anak PAUD, SD, dan SMP sebagai upaya nyata pencegahan stunting di Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menegaskan bahwa SKBKT merupakan wadah strategis untuk menumbuhkan karakter, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda Barru.
“Melihat semangat para peserta defile, saya melihat masa depan Barru yang berdaya, kreatif, dan peduli lingkungan,” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna untuk berkolaborasi aktif dalam berbagai program pembangunan daerah guna mewujudkan visi Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah capaian pembangunan penting. Meskipun Kabupaten Barru mengalami pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebesar Rp133 miliar, pemerintah daerah berhasil mengamankan alokasi APBN lebih dari Rp285 miliar.
Yang mana dana tersebut dialokasikan untuk berbagai Program, di antaranya Program Sekolah Rakyat, yang menjadikan Barru sebagai salah satu dari lima kabupaten di Sulawesi Selatan yang dipercaya menjalankan program ini, kemudian Pembangunan infrastruktur Jalan, serta Peningkatan pada sektor pertanian, dan Pembangunan Kampung Nelayan dengan nilai mencapai Rp22 miliar.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat Barru. Kita buktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berinovasi,”
Kegiatan SKBKT 2025 menjadi ajang bagi Karang Taruna untuk mengasah kreativitas, memperkuat jejaring sosial, serta mempertegas peran pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial.
Dengan tema “Pemuda Bergerak, Barru Berdaya!”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya gagasan dan aksi nyata pemuda Barru dalam membangun daerahnya secara berkelanjutan.
Kegiatan SKBKT 2025 berlangsung hingga 26 Oktober 2025 dengan berbagai agenda sosial, pelatihan, dan bakti lingkungan yang melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

