Empat orang penyelenggara Pemilu 2024 di Kabupaten Barru, Sulsel drop dan dilarikan ke rumah sakit.
Komisioner KPU Barru Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, H Abdul Mannan menjelaskan bahwa di Kabupaten Barru ada beberapa penyelenggar yang jatuh sakit.
"Diataranya, kemarin ada satu teman kami penyelenggara Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan satu Sekretariat PPS sakit di Pujananting dan alhmdulillah saat ini sedang dirawat secara intensif," ujarnya kepada TribunBarru.com, Kamis (15/2/2023).
"Sementara pada hari ini, ada lagi tambahan penyelenggara yang drop, dintaranya yaitu satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Batupute, dan yang kedua yaitu (PPS) Kelurahan Mangkoso," kata Mannan.
"Keduanya saat ini telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Mangkoso, hingga benar-benar pulih," tambahnya.
Pihaknya memaparkan bahwa pelayanan kesehatan juga lebih dari cukup yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Barru.
"Pelayanan di unit pelayanan kesehatan Pemkab Barru semuanya sangat baik. Kami anggap itu semua sudah lebih dari apa yang kita harapkan," paparnya.
"Kita berharap semoga teman-teman yang jatuh sakit ini tidak lama akan sembuh dan dapat kembali beraktifitas seperti biasanya," harapnya.
Ia mengungkapkan bahwa keluhan yang dialami oleh para penyelanggara yang jatuh sakit yaitu kelelahan dalam hal karna mereka merasa bertanggungjawab dan memiliki kegiatan penyelenggaraan pemilu, maka mereka optimalkan pelayanan-pelayanan terkait tugas yang diberikan.
Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...