Skip to main content

Bahari FC Tatap Juara Bupati Barru Cup III

Tim kesebelasan Bahari FC sukses mencapai target pada turnamen sepak bola Bupati Barru Cup III yang berlangsung di Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru. Tim yang di bawah asuhan Muliadi dan pelatih Taufik Hidayat sukses setelah mampu mencapai babak semifinal. Padahal, sebelumnya Manager Club hanya menargetkan perempat final (8 besar) pada turnamen bergengsi di Kabupaten berjuluk Hibridah.

Menurut Muliadi, kesusksesan timnya berkat kerjasama dan kekompakan tim yang solid. Lolosnya Bahari FC ke semifinal adalah prestasi yang gemilang. Sebab, sejak awal tim dengan skill pemain muda kolaborasi pemain veteran hanya menargetkan 8 besar. “Kami datang untuk bertanding dan menikmati setiap laga,* katanya merendah

Sebelumnya pada fase penyisihan grup, Bahari FC hanya bermain imbang 1-1 dengan lawannya Lawatang FC. Lalu pada pertandingan kontra Gatra FC mereka pun menang 3-1.  Namun, saat Bahari FC bersua Sparta FC justru kalah 1-2.  Namun, mereka tetap berhak lolos ke babak16 besar.

Dibabak perdelapan final, Bahari FC bertemu Kanosa FC. Skor imbang 1-1 membuat kedua tim berlanjut di adu penalti. Nasib baik berada di Bahari FC yang unggul 4-2 atas lawannya tersebut dan merebut tiket 8 besar. Pada babak perempatfinal, Bahari FC berhadapan dengan klub dari Tanete, Harapan FC.

Namun hasil imbang kacamata memaksa kedua tim beradu ketangkasan dikotak penalti. Lagi-lagi keberuntungan berpihak ke Bahari FC dengan menyudahi permainan lawan dengan skor 4-3. Hasil ini membawa tim yang bermarkas di Palanro, Kecamatan Mallusetasi lolos ke semifinal. Untuk babak semifinal akan berlangsung pada hari Jumat, Bahari FC sudah mempersiapkan strategi menghadapi setiap pesaingnya. Akankah Pelahi FC yang akan menjadi lawannya, menjadi korban sekaligus lolos ke babak final. 

Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...