Skip to main content

Sembunyikan Uang Rp 150 Juta di Semak-semak, Karyawan Bank Sulselbar Menanti Sanksi Pemecatan

Salah satu karyawan Bank Sulselbar harus berurusan dengan pihak kepolisian di Kabupaten Barru. Hal itu terjadi, setelah ketahuan menyembunyikan Rp150 juta di semak-semak dengan modus kecurian saat mengantarkan uang tersebut ke salah satu kantor unit Bank Sulselbar di Kecamatan Soppeng Riaja, Barru.  Pelaku berinisial SR, karyawan di Bank Sulselbar Cabang Barru.
Aksi karyawan bank tersebut terungkap, Senin 16 September, lalu. Informasi yang diperoleh menyebutkan kalau awalnya pelaku diperintahkan mengantar uang ke kantor unit Bank Sulselbar di Soppeng Riaja. Namun dalam perjalanan, pelaku singgah ke Polsek Soppeng Riaja untuk melaporkan, jika dirinya kecurian saat singgah di Masjid untuk buang air kecil.
Kepala Bank Sulselbar Cabang Barru, Syahrir Fajaruddin membenarkan hal itu dan kini kasus tersebut sudah ditangani oleh aparat kepolisian. Dia menegaskan, akibat perbuatan tersebut karyawan SR tersebut menanti sanksi pemecatan. “Kasus ini kita serahkan sepenuhnya ke polisi,” katanya.
Syahrir menjelaskan, karyawan itu mendapat surat tugas untuk mengantar uang kas ke Unit Soppeng Riaja, namun dalam perjalanan pelaku mengaku uang itu dicuri saat singgah di Masjid. “Surat tugas ada, namun karena dia mempunyai niat jelek jadi dia buru-buru berangkat. Kami juga merasa heran karena dia melapor kecurian di polisi,” jelasnya.
Belakangan baru terungkap kalau pelaku menyembunyikan uang tersebut di semak-semak. “Pelaku mengakui kalau uang itu disembunyikan disemak-semak, “ungkapnya. Kapolres Barru AKBP Burhaman melalui Kasubag Humas Polres Pinrang, AKP Sainuddin yang dihubungi terpisah membenarkan kasus tersebut. “Sesuai dengan pengakuan pelaku, kalau dirinya memiliki utang, sehingga nekat menyembunyikan uang kas,” bebernya. Pihaknya sudah mengamankan pelaku bersama barang bukti perbuatannya.”Pelaku sudah kita aman amankan di Polres bersama dengan uang Rp 150 juta, ” pungkasnya

Popular posts from this blog

CERITA DEWASA ISTRIKU UNTUK SUAMINYA, AKU UNTUK ISTRINYA

Usiaku 32 tahun, telah beristri berusian 29 tahun dan memiliki 2 orang anak yang sudah sekolah di SD. Aku tinggal di Perumahan ini telah 9 tahun semenjak aku berumah tangga. Aku bersyukur memiliki istri yang cantik dan seksi. Terutama buahdadanya yang montok membuat mata lelaki jelalatan bila memandang istriku. Apalagi istriku paling senang mengenakan kaos ketat dan jelana jean, sehingga tubuhnya yang seksi begitu jelas tercetak jika dia berjalan. Didepan rumahku adalah pasangan suami istri yang usianya hampir sama denganku. Usia sang suami 32 tahun dan istrinya berusia 27 tahun. Mereka telah 8 tahun menikah dan dikarunia satu orang anak berusia 7 tahun. Tetanggaku adalah seorang konsultan lepas yang sering diberi kepercayaan untuk mengawasi beberapa pelaksanaan proyek atau program pemerintah untuk masyarakat. Sehingga sering kali ia mendapatkan proyek di luar kota. Sedangkan istrinya adalah pegawai instansi pemerintah. Cerita ini dimulai saat tetanggaku mendapat proyek unt...

Ogah Terlalu Lama Euforia Comeback Dramatis di Solo, Tomas Trucha Tatap Laga Hadapi Persebaya Surabaya di Stadion BJ Habibie

PSM Makassar mulai mengalihkan fokus menuju laga berikutnya di ajang Super League setelah meraih kemenangan dramatis atas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (29/11/2025) malam. Kemenangan tersebut menjadi suntikan moril bagi skuad Juku Eja, namun tim diminta tidak larut dalam euforia karena jadwal padat sudah menanti. Berdasarkan evaluasi awal, tim pelatih menilai masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi, terutama terkait konsistensi lini belakang. Kebobolan tiga gol dalam satu pertandingan menjadi perhatian utama karena menunjukkan adanya celah yang harus segera diperbaiki. Meski begitu, kemampuan PSM untuk bangkit dan membalikkan keadaan tetap dianggap sebagai modal positif untuk pertandingan selanjutnya. Fokus klub saat ini juga tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain. Laga berintensitas tinggi melawan Persis membuat stamina para pemain terkuras, sehingga tim medis telah menyiapkan program pemulihan agar seluruh pemain kembali bugar sebelum pertanding...

Nikmatnya Tubuh Mamaku

Sudah lama aku menyimpan hubunganku dengan kakak tiriku. Mbak Afif sangat menikmati setiap permainan seks yang kami lakukan. Kami melakukannya tanpa sepengetahuan ibuku. Tujuanku sebenarnya adalah untuk menghukum ibu yang sudah berbuat tidak adil terhadap mbak Afif. Dan kesempatan itupun tiba. Aku saat ini sudah SMA. Dan mbak Afif juga badannya makin dewasa. Dadanya makin montok dan tubuhnya makin seksi. Yang aku heran adalah aku selalu menyemprotkan maniku ke dalam rahimnya, tapi sampai sekarang ia tak hamil-hamil, padahal aku berharap ia hamil, dan dari hasil hubunganku itu bisa menyelamatkan mbak Afif dari deritanya, tapi ternyata tidak begitu. Aku berhubungan dengan mbak Afif tidak setiap hari, sebab kami masih sekolah dan ada orang tua kami di rumah. Aku melakukan kalau sempat aja, tapi setiap permainan kami makin hot. Hari itu adalah aku masih di kelas 1 SMA. Pulang dari sekolah, aku hanya mendapati mbak Afif yang ternyata juga baru saja pulang. Aku langsung masuk ke kamarnya...