Tuesday, June 5, 2018

Soni Lantik 32 Pejabat di Lingkup Pemprov Sulsel

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono mengambil sumpah janji jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan Tinggi Pratama Pejabat Administator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin 4 Juni, di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Pemprov Sulsel. Sebanyak 32 pejabat dilantik dengan rincian, yaitu pejabat eselon dua sebanyak satu orang, pejabat eselon tiga sebanyak 10 orang dan pejabat eselon empat sebanyak 21 orang.

Sebelum memberikan sambutan, Sumarsono menyampaikan kata-kata pelantikan, kemudian memberikan surat keputusan secara simbolis. Jumras yang dilantik sebagai Kepala Dinas Bina Marga Sulsel defenitif menerima SK secara simbolis. Sumarsono menyampaikan pelantikan ini adalah untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada. “Pelantikan hari ini adalah intinya, mengisi kekosongan, karena Kadis Bina Marga Kosong,” kata Sumarsono.

Jabatan kosong tersebut ingin segera diisi dengan cepat agar program kerja yang ada optimal, maka dilakukan pergeseran mutasi antara Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), posisinya jika sama-sama seeselon tinggal dilakukan pergeseran tidak perlu melalui mekanisme lelang, cukup uji kompetensi saja melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang sudah dilaksanakan diinternal Pemerintah Provinsi Sulsel.

Untuk pelantikan Jumras sendiri telah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri. Jika melalui mekanisme lelang membutuhkan proses yang lama 3-4 bulan. “Dari track record, Pak Jumras ini masuk kriteria,” sebutnya. Sumarsono menekankan bahwa usai dilantik, meminta Kadis Bina Marga langsung bekerja. Beberapa jalan provinsi rusak dan kurang terpelihara. “Selamat untuk Pak Jumras, dua indikator saya. Saya tidak mau lihat ada jalan rusak, percepat lelang di Bina Marga, kalau ada hambatan bilang,” ujarnya.

Selain itu, pelantikan ini untuk melanjutkan komposisi yang sudah diatur oleh Gubernur sebelumnya Syahrul Yasin Limpo (SYL), namun, karena belum dilantik karena waktu masa jabatan yang lebih dulu berakhir. “Ini menyelesaikan komposisi yang sudah diatur oleh Gubernur sebelumnya, Pak Syahrul Yasin Limpo,” jelasnya. Dalam pelantikan ini, Ia menjelaskan bahwa tidak ada perombakan total, pelantikan ini ditekankan agar pemerintahan berjalan dengan baik.

Entri yang Diunggulkan

Alhamdulilah, Istri Bupati Barru Sembuh dari Korona

Pasca menjalani isolasi mandiri selama 14 hari karena terkonfirmasi covid. Hj Hasnah Syam, Istri bupati Barru dinyatakan sembuh dari virus ...