Skip to main content

Revealed! Reason Queen Dangdut Elvy Sukaesih Not Jenguk Children in Prison after Drug Consumption

Like being struck by lightning, that's probably what this senior artist feels.

Dangdut singer Elvy Sukaesih was struck as two children and his son-in-law were arrested by police over suspected drug abuse cases.

Including, his daughter named Dhawiya Zaida (32).

It was expressed by Dhawiya lawyer, Zecky Alatas, when contacted Kompas.com, Sunday (18/2/2018).

"Umi (Elvy, Red) shocked, shock," said Zecky, who is Elvy's son-in-law (husband of Elvy's son Wirdha Sylvina, Red).

"His name is also a child, and any parents will be like that," he asserted.

Zecky said the Queen Dangdut did not expect her children to be arrested by the police for drug cases.

"It was unexpected all, the family also did not expect," he said.

"Moreover, Umi did not understand things like that," he said.

Currently, Zecky said, the family has not visited the child who is languishing in the drug custody room Polda Metro Jaya.

"Not yet, it will be possible after I arrived in Jakarta," said Zecky, who claimed to be outside Jakarta.

"(Elvy) can be yes or no (to jenguk Dhawiya)," said Zecky.

Previously reported, Dhawiya Zaida (32), daughter of dangdut singer Elvy Sukaesih, was arrested by the police while consuming shabu at his home in Cawang, East Jakarta, Friday (16/2/2018).

Dhawiya was arrested with his lover, Muhammad (34); his two older brothers, Ali Zaenal Abidin (48) and Syehan (47); following her sister-in-law, Chauri Gita (31), who is six months pregnant.

At the time of the arrest, the police found Dhawiya and others were taking shabu.

They are then designated as suspects, and languishing in Rutan Petaolda Metro Jaya, Jakarta.

The four suspects are charged with Article 114 paragraph 1 subsider article 112 paragraph 1) more subsider Article 127 paragraph 1 jo Article 132 paragraph 1 of Law No. 35 of 2009 on Narcotics.

The threat of punishment for them is a maximum imprisonment of five years and a maximum of 20 years, and a fine of at least Rp 1 billion and a maximum of Rp 10 billion.

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.