Saturday, January 7, 2017

4.14 Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
RPP (5.10)
Sekolah                       :  SMPN 1  Mallusetasi
Mata pelajaran             :  Bahasa Indonesia
Kelas/Semester            :  VII/2
Materi Pokok              :  Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa
Alokasi Waktu            :  6 x 40 menit
Kompetensi Inti :
  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Tujuan Pembelajaran
Melalui pendekatan saintifik dan pembelajaran berbasis proyek (Project-based Learning), peserta didik diharapkan dapat:
  1. Menjelaskan langkah membuat puisi rakyat dengan tepat.
  2. Menentukan ide yang akan disampaikan dalam menulis puisi rakyat dengan cermat.
  3. Membuat judul dan merancang kerangka puisi rakyat dengan benar.
  4. Menuliskan data dengan kata kunci dari objek yang dipilih dengan cermat.
  5. Menguraikan ide dengan memilih kosakata yang tepat.
  6. Menemukan kesalahan larik dari puisi rakyat yang ditulis dengan cermat.
  7. Menyajikan syair dan gurindam dalam bentuk musikalisasi.
  8. Menyajikan pantun dalam bentuk berbalas pantun
Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
4.10  Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Indikator
  • Menulis puisi rakyat dengan memperhatikan pilihan kata, kelengkapan struktur, dan kaidah puisi rakyat (pantun).
  • Menyajikan syair dan gurindam dalam bentuk musikalisasi.
  • Menyajikan pantun dalam bentuk berbalas pantun.
Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Reguler
Pengetahuan
  • Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
  • Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
  • Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
  • Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
  • Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.
Materi Pembelajaran Remedial
Pengetahuan
  • Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
  • Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
  • Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
  • Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
  • Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.
Materi Pembelajaran Pengayaan
Pengetahuan
  • Contoh langkah penyusunan puisi rakyat.
  • Contoh variasi sampiran pantun dengan beragam tema.
  • Contoh variasi isi pantun dengan beragam tema.
Keterampilan
  • Praktik menulis puisi rakyat dari objek sekitar yang diamati.
  • Praktik menyunting dan memperbaiki puisi rakyat yang dibuat.
Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan kerjasama, proaktif, dan kreatif.
Metode Pembelajaran
Tanya jawab 
Diskus
Penugasan 
Latihan
Media Pembelajaran
Video 
Contoh pantun
Contoh syair 
Contoh gurindam 
Sumber Belajar
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 186 s.d 191.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 97 s.d 101.
  • Lingkungan sekitar
Kegiatan Pembelajaran
Bagian D: Konstruksi
Pendahuluan
Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen peserta didik.
Tahap 1: Persiapan
Guru Menentukan tujuan pembelajaran, identifikasi karakteristik peserta didik (kemampuan awal, minat, gaya  belajar, dan sebagainya).
Tahap 2: Stimulasi/pemberian rangsangan
  • Guru memulai kegiatan PBM dengan mengajukan pertanyaan tentang materi yang sudah dipelajari dan ada hubungannya dengan materi yang akan diajarkan.
  • Guru menganjuran peserta didik untuk membaca teks yang sudah disiapkan.
  • Guru mengarahkan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
  • Guru memberikan stimulasi yang berfungsi untuk menyediakan kondisi interaksi belajar yang dapat mengembangkan dan membantu peserta didik dalam mengeksplorasi bahan.
Kegiatan Inti
Pertemuan Pertama (3 JP)
  • Mengamati masalah pada koran/ media massa.
  • Mempertanyakan langkah membuat puisi rakyat dengan mengamati objek tersebut.
  • Menggali informasi dari berbagai sumber langkah menulis puisi rakyat.
  • Latihan menyusun puisi rakyat berdasarkan objek yang ditentukan/ dipilih siswa dengan langkah yang ditemukan.
  • Menyajikan dalam bentuk musikalisasi syair/ gurindam.
Pertemuan Kedua (3 JP)
  • Mengamati contoh judul dan kerangka puisi rakyat deskripsi.
Membuat judul dan merancang kerangka puisi rakyat.
  • Menggali informasi
  • Menacari data dari objek yang dipilih
  • Mendata kata kunci
  • Menalar
  • Merangkai kata-kata kunci menjadi puis rakyat mencipta
  • Mengomunikaskan
  • Mengamati contoh kesalahan pengembangan (deskripsi fisik dan perbaikannya
  • Menanya
  • Menggali informasi
  • Menemukan kesalahan dari puisi rakyat yang ditulis
  • Memperbaiki
Tahap 3: Identifikasi masalah
  • Guru bersama peserta didik mengidentifikasi sumber belajar yang berhubungan dengan mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
  • Peserta didik diberi kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang berhubungan dengan mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Tahap 4: Mengumpulkan data
  • Peserta didik dibantu guru mengumpulan dan  mengeksplorasi  data tentang mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
  • Tahap 5: Pengolahan data
  • Peserta didik dibawah bimbingan guru mendiskusikan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Tahap 6: Pembuktian
  • Peserta didik dibawah bimbingan guru melakukan pemeriksaan secara cermat untuk mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Tahap 7: Menarik kesimpulan
  • Peserta didik dibawah bimbingan guru merumuskan prinsip dan generalisasi dalam mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa.
Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi:
  • Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
  • Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  • Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan
  • Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.
Penilaian Hasil Pembelajaran
Penilaian Pengetahuan
Teknik             :  Tes tulis dan penugasan.
Bentuk            :  Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu atau kelompok.
Indikator Soal :
Disajikan puisi rakyat
  1. Jelaskan langkah membuat puisi rakyat dengan tepat!
  2. Tentukan ide yang akan disampaikan dalam menulis puisi rakyat dengan cermat!
  3. Buatlah judul dan rancanglah kerangka puisi rakyat dengan benar!
  4. Tuliskan data dengan kata kunci dari objek yang dipilih dengan cermat!
  5. Uraikan ide dengan memilih kosakata yang tepat!
  6. Temukan kesalahan larik dari puisi rakyat yang ditulis dengan cermat!
  7. Sajikan syair dan gurindam dalam bentuk musikalisasi!
  8. Sajikan pantun dalam bentuk berbalas pantun!
Penilaian Keterampilan
Teknik             :  Penlaian kinerja.
Bentuk            :  Keterampilan proses
Indikator Soal :
Berunjuk Karya dengan Puisi Rakyat
Lakukan berbalas pantun dengan aturan permainan berikut!
  1. Permainan ini terdiri atas dua kelompok (kelompok “gadis” dan “bujang”; atau dapat dikembangkan menjadi kelompok “pro” dan “kontra” ).
  2. Jumlah anggota kelompok minimal 3 orang, maksimal 5 orang.
  3. Setiap kelompok terdiri atas ketua dan anggota.
  4. Kegiatan berbalas pantun dipimpin oleh seorang moderator yang bertugas menengahi, mengulas, dan menyimpulkan kegiatan berbalas pantun.
  5. Setiap sesi berbalas pantun memiliki tema, misalnya “perkenalan”.
  6. Pantun yang merupakan jawaban setiap kelompok secara berkesinambungan dan bergiliran.
  7. Struktur berbalas pantun terdiri atas pembukaan, isi/maksud, dan penutup atau kesimpulan.
Rubrik penilaian dan penskoran: terlampir
Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.


Skor akhir=Skor yang diperolehx 100
Dibagi Skor Maksimal
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah

(DRS.H.ARIFIN.K.M.Pd)
NIP.
Palanro, 10 Januari 2017
Guru Mata Pelajaran

HJ.NURAENI S.Pd.I

Entri yang Diunggulkan

Alhamdulilah, Istri Bupati Barru Sembuh dari Korona

Pasca menjalani isolasi mandiri selama 14 hari karena terkonfirmasi covid. Hj Hasnah Syam, Istri bupati Barru dinyatakan sembuh dari virus ...