Skip to main content

4. 15 Menceritakan kembali isi fabel/ legenda daerah setempat

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 
RPP (6.4)
Sekolah                       :  SMPN 1  Mallusetasi
Mata pelajaran             :  Bahasa Indonesia
Kelas/Semester            :  VII/2
Materi Pokok              :  Menceritakan kembali isi fabel secara lisan
Alokasi Waktu            :  2 x 40 menit
Kompetensi Inti :
  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Tujuan Pembelajaran
Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik, peserta didik dapat:
  1. Menyebutkan judul cerita fabel dengan jelas.
  2. Menyebutkan sumber cerita fabel dengan lengkap.
  3. Menceritakan kembali isi fabel dengan singkat.
Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
4.11 Menceritakan kembali isi fabel/ legenda daerah setempat
Indikator
  • Menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Reguler
Pengetahuan
  • Pengertian cerita fabel
  • Jenis cerita fabel
  • Tujuan komunikasi cerita fabel
  • Pola pengembangan isi pada cerita fabel
Keterampilan
  • Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian
  • Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita
Materi Pembelajaran Remedial
Pengetahuan
  • Pengertian cerita fabel
  • Jenis cerita fabel
  • Tujuan komunikasi cerita fabel
  • Pola pengembangan isi pada cerita fabel
Keterampilan
  • Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian
  • Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita
Materi Pembelajaran Pengayaan
Pengetahuan
  • Pengertian cerita fabel
  • Jenis cerita fabel
  • Tujuan komunikasi cerita fabel
  • Pola pengembangan isi pada cerita fabel
Keterampilan
  • Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian
  • Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita
Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, santun, jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan kerjasama , proaktif, kritis, dan kreatif.
Metode Pembelajaran
Tanya jawab 
Diskusi
Penugasan
Latihan 
Media Pembelajaran
Infokus 
Contoh cerita fabel
Sumber Belajar
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 209 s.d 234.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.
  • Lingkungan sekitar
  • http://kecilnyaaku.com
Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan
  • Mengucapkan salam, berdo’a, mengondisikan kelas ke dalam situasi belajar dan mengabsen siswa.
  • Guru bertanya-jawab cerita fabel yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan.
  • Dibuka dengan hal-hal yang dapat menggairahkan suasana belajar dan ada hubungannya dengan materi yang akan dipelajari.
  • Mengungkapkan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai.
  • Bertanya jawab tentang manfaat pembelaran yang akan dipelajari.
  • Membangun konteks untuk menumbuhkan sikap yang telah dirancang.
Kegiatan Inti
Bagian B : Prakonstruksi
Mengamati :
Peserta didik membaca cerita fabel baik bersama-sama atau ditunjuk bergiliran.
Menanya :
Setelah mencermati beberapa cerita fabel, peserta didik diarahkan untuk berpikir tentang menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
Mengumpulkan Informasi:
  1. Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membahas pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
  2. Peserta didik diarahkan untuk berpikir tentang menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
Mengasosiasi:
  • Peserta didik membandingkan hasil analisis terhadap cara menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
  • Peserta didik menelaah kembali isi fabel.
  • Peserta didik mendiskusikan hal-hal yang harus diceritakan dari isi fabel.
  • Peserta didik menuliskan kembali isi fabel yang akan diceritakan.
  • Peserta didik menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
Mengomunikasikan.
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang menceritakan kembali isi fabel secara lisan.
Penutup
  • Peserta didik bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
  • Peserta didik bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
  • Peserta didik menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
  • Peserta didik diwajibkan membaca fabel minimal satu buah. Hasil bacaannya dituangkan pada jurnal harian.
  • Peserta didik menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.
Penilaian Hasil Pembelajaran
Penilaian Pengetahuan
Teknik             :  Tes tulis dan penugasan.
Bentuk            :  Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
Disajikan cerita fabel
  1. Sebutkan judul cerita fabel yang akan kamu ceritakan!
  2. Sebutkan sumber cerita fabel tersebut dengan lengkap.
  3. Ceritakan kembali isi fabel dengan singkat!
Penilaian Keterampilan
Teknik             :  Produk.
Bentuk            :  Tugas yang dikerjakan secara individu.
Indikator Soal :
  • Praktik memahami isi cerita fabel (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian
  • Praktik menentukan pola pengembangan isi teks (menggambarkan alur cerita
Pembelajaran Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
Pembelajaran Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.
Pedoman Penskoran :

AspekSkor
·         Jawaban sempurna5
·         Jawaban kurang sempurna3
·         Jawaban tidak sempurna1
Skor maksimal15





Skor akhir=Skor yang diperolehx 100
Dibagi Skor Maksimal
 
Mengetahui,
Kepala Sekolah

(DRS.H.ARIFIN.K.M.Pd)
NIP.
Palanro, 10 Januari 2017
Guru Mata Pelajaran

HJ.NURAENI S.Pd.I

Popular posts from this blog

Bocoran Terbaru! Kapan TPG THR dan Gaji 13 Guru Sertifikasi Cair di 2025? Simak Prediksinya!

Ribuan guru bersiap menyambut kabar gembira. Pencairan Tunjangan Profesi Guru TPG plus THR dan gaji ke-13 2025 kemungkinan besar akan digulirkan menjelang akhir tahun. Kendati belum ada pernyataan resmi tanggal pasti dari pemerintah. Analisis terhadap pola pencairan tahun lalu membuat banyak pihak mulai memprediksi periode yang paling mungkin. Dari kumpulan bukti digital dan informasi regulasi terbaru. Ada salah satu estimasi yang terus mencuat.Artikel ini merangkum sekaligus menjawab kapan tepatnya para guru sertifikasi bisa berharap uang THR serta gaji tambahan mereka masuk rekening. Sebelum masuk ke poin detail.Berikut tiga aspek utama yang perlu diketahui: 1. Regulasi dan petunjuk teknis yang menjadi dasar. 2. Riwayat pencairan 2024 sebagai pola waktu ideal. 3. Estimasi 2025 dan imbauan untuk guru sertifikasi. Regulasi dan Petunjuk Teknis yang Menjadi Dasar Pada tahun 2025 hak pencairan tunjangan tambahan untuk guru sertifikasi termasuk THR dan gaji ke-13 ditegaskan mela...

Penggolongan Materi Secara Fisika: Padat, Cair, Gas | Fisika Kelas 7

Siapa sih di antara kamu yang nggak suka makan es krim? Rasanya yang manis dan lembut ini, pasti bikin banyak orang yang suka, ya. Apalagi kalo dimakannya pas siang hari yang terik. Beuuhh… segeerrr…!!! Kamu tau nggak, es krim ini termasuk ke dalam materi loh, dan materi itu terbagi menjadi tiga macam wujud. Wah, apa tuh materi? Nah, di artikel ini kita akan bahas pengertian materi serta macam-macam wujudnya. Yuk, langsung aja kita simak, ya! Apa itu Materi? Materi merupakan segala sesuatu (zat) yang menempati ruang dan memiliki massa. Maksudnya menempati ruang itu apa, sih? Artinya, materi ini memiliki volume. Sementara itu, maksud memiliki massa ini, artinya materi memiliki berat. Contohnya kayak es krim tadi, teman-teman. Es krim itu termasuk materi karena bisa kita masukkan ke dalam wadah (memiliki volume). Terus, kalo kita pegang es krimnya, pasti akan terasa beratnya. Yaaa… walaupun nggak berat-berat banget, sih. Hehehe… Sampai sini, kamu paham ya mengenai materi? Intinya, mat...

Bermain dengan 10 Pemain, Kemenangan Beruntun PSM Terhenti, Harus Puas Berbagi Poin dengan Persebaya

PSM Makasar harus puas berbagi poin dengan Persebaya Surabaya di laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu (6/12/2025) malam ini berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Gol PSM Makassar lahir di menit kedelapan melalui backheel cantik dari Savio Roberto.