Friday, December 30, 2016

Tabrakan Maut Antara Sesama Sepeda Motor Jenis Kawasaki Ninja Terjadi di ruas Jalan Limboto Raya, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Rabu (28/12)

Tabrakan maut antara sesama sepeda motor jenis Kawasaki Ninja terjadi di ruas jalan Limboto Raya, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Rabu (28/12) malam.
Satu anggota Brimob Polda Gorontalo Bripda Noldi Supu dan seorang siswa, Warga Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Rama Gusasi(18) tewas dalam kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu.

Hingga berita ini naik cetak, belum diketahui pasti penyebab utama kejadian naas di kawasan Boulevard, Limboto tersebut.
Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, lakalantas maut ini terjadi sekira pukul 23.00 Wita.
Bermula ketika pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja DM 5058 BO yang dikendarai Bripda Noldi Supu diduga melaju dari arah Markas Komando (Mako) Brimob Isimu hendak ke Kota Gorontalo sekira pukul 22.45 Wita.
Saat melintas di Jalan Limboto Raya, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Dari arah berlawanan melaju sepeda motor Kawasaki Ninja DM 5837 AN dikendarai Rama Gusasi. Tepat di depan salah satu warung makan dan toko bangunan di kompleks Bolulevard.
Entah apa yang terjadi saat itu, sehingga mengakibatkan kedua pengendara motor kawasaki tersebut tiba-tiba tabrakan tepat di tengah badan jalan raya.
Dalam insiden tabrakan hebat ini, mengakibatkan keduanya terpental hingga beberapa meter ke bahu jalan raya.
Menurut warga sekitar saat diwawancarai awak koran ini Kamis (29/12) pagi mengatakan, Bripda Noldi Supu meninggal dunia saat masih di lokasi kejadian.
“Kami melihat pak polisi yang naik motor Kawasaki Ninja DM 5058 BO itu patah kaki, hidung, tangan, jari kaki kanan putus serta kepala dan telinga keluar darah, bahkan sudah tidak bernyawa. Begitu juga yang satu, luka parah di leher dan kepala,”kata warga yang meminta namannya tak dikorankan itu.
Demikian juga kata warga, untuk pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja DM 5837 AN yang sudah dalam kondisi kritis tergeletak di aspal tak berdaya.
Sebelumnya para warga mendengar benturan yang sangat keras di jalan raya. Saat dikroscek, ternyata tabrakan dua pengendara kawasaki Ninja.
Tanpa berlama-lama warga langsung melarikan kedua korban lakalantas tersebut ke RS MM Dunda Limboto dengan menggunakan bentor.
Karena Bripda Noldi Supu telah meninggal dunia, sehingga yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe Kota Gorontalo hanyalah Rama Gusasi.
Sayangnya, setelah mendapat perawatan medis selama sembilan jam. Nyawa Rama Gusasi tak bisa diselamatkan. Pemuda yang tercatat sebagai siswa salah satu SMU di Kabupaten Gorontalo itu meninggal dunia sekitar pukul 08.00 wita di RSAS Kota Gorontalo.
Kapolres Gorontalo melalui Kanit Lakalantas Polres Gorontalo IPDA Harun Imran mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa penyebab utama lakalantas ini karena masih akan dilakukan pendalaman dan penyelidikan.
Salah satunnya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu pihaknya tegas Ipda Harun juga sudah mengamankan barang bukti kedua motor korban yang sudah meninggal dunia tersebut.
“Noldi meninggal di TKP, dan Rama meninggal saat berada di rumah sakit Aloisaboe pagi harinnya,”tandasnya
SUMBER BACAAN : http://hargo.co.id/baca.berita.tabrakan-maut-kawasaki-1-siswa-dan-1-brimob-tewas/2

Entri yang Diunggulkan

Alhamdulilah, Istri Bupati Barru Sembuh dari Korona

Pasca menjalani isolasi mandiri selama 14 hari karena terkonfirmasi covid. Hj Hasnah Syam, Istri bupati Barru dinyatakan sembuh dari virus ...