Monday, December 19, 2016

Ditipu Abang Bentor, Uang dan Tabung Elpiji Lenyap

Apes yang dialami oleh Karim Utina, warga Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Ia menitip uang dan 12 buah tabung elpiji kepada rekannya inisial ON, warga yang sama.
Sesuai perjanjian, ON akan membawa uang dan tabung elpiji kosong itu ke pangkalan untuk dilakukan pengisian. Namun, ternyata, ON malah menghilang. Merasa tertipu, Karim akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Gorontalo Kota, Minggu, (18/12).
Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula saat ON yang sehari-harinya berprofesi sebagai abang bentor itu mendatangi rumah Karim untuk menawarkan jasan pengisian tabung gas pada tanggal 3 Desember lalu.
Merasa mendapatkan tawaran yang menguntungkan, Karim yang merupakan pengecer tabung gas elpiji di Biawu itu memberikan uang kepada ON sebesar Rp 600 ribu dan 12 tabung gas kosong.
Sesuai kesepakatan, ON menjanjikan dua hari kemudian akan mengantarkan tabung gas tersebut kembali ke rumah karim dalam keadaan sudah terisi. Jam pun berganti hari, setelah tiba waktunya, ON tak kunjung nongol di rumah Karim.
Waktu itu Karim mencoba membijaksanai. Ia masih sabar menunggu hingga keesokan harinya. Namun ternyata, ON juga tak kunjung datang. Karena tak kunjung datang, Karim akhirnya menyusul ke rumah ON, namun ternyata ia sudah tidak berada di rumahnya.
Merasa telah tertipu, Karim akhirnya membawa kejadian ini ke Kantor Polisi.
Saat diwawancarai awak media, Karim mengaku kesal dengan kejadian ini. ON ditudingnya telah menyia-nyiakan kepercayaan besar yang diberikannya.
“Saya sudah mempercayainya kemudian namun ia telah menyalahi kepercayaan saya, sudah 11 hari saya tunggu namun ia tak kunjung tiba, saya dapat informasi tabung tersebut ia sudah jual, saya merasa di rugikan jadi saya langsung melaporkan kasus ini ke pihak berwajib,” jelasnya.
Kapolres Gorontalo Kota AKBP Ronny Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Tumpal Alexander mengatakan, untuk sementara pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.
“Laporan korban sudah kita terima, setelah ini kita akan melakukan penyelidikan untuk menguatkan bukti-bukti,” tandasnya

Entri yang Diunggulkan

Alhamdulilah, Istri Bupati Barru Sembuh dari Korona

Pasca menjalani isolasi mandiri selama 14 hari karena terkonfirmasi covid. Hj Hasnah Syam, Istri bupati Barru dinyatakan sembuh dari virus ...