Sabtu, 06 April 2013

Reproduksi Generatif


Perkembangbiakan generatif disebut juga dengan perkembangbiakan seksual, karena melibatkan sel-sel kelamin. Perkembangbiakan tersebut dimulai dengan peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina yang kemudian menghasilkan zigot. Zigot berkembang menjadi individu baru. Perkembangbiakan pada tumbuhan didahului dengan peristiwa penyerbukan, kemudian diiringi peristiwa pembuahan.
Apa yang dimaksud dengan penyerbukan? Penyerbukan adalah peristiwa sampainya serbuk sari ke kepala putik. Sampainya serbuk sari ketujuannya dibantu oleh angin, burung, serangga, kelelawar, air, dan manusia. Sedangkan pembuahan adalah peleburan antara sel sperma dan sel telur yang akan menghasilkan zigot dan berkembang menjadi individu baru yang memiliki sifat bervariasi di antara kedua induknya.
Tumbuhan melakukan reproduksi generatif dengan cara sebagai berikut:
1) Konjugasi, yaitu reproduksi generatif pada tumbuhan yang belum jelas alat kelaminnya. Contoh: Spyrogyra (ganggang hijau) yang koloninya berbentuk benang.
2) Isogami, yaitu peleburan 2 sel gamet atau kelamin yang sama besar. Contoh:Clamydomonas (ganggang biru).
3) Anisogami, yaitu peleburan 2 sel gamet yang besarnya tidak sama. Gamet 1 lebih kecil (mikrogamet) dan gamet 2 lebih besar (makrogamet). Contoh: Ulva (ganggang yang berbentuk lembaran).
4) Penyerbukan yang diikuti dengan pembuahan. Terjadi pada tumbuhan berbunga (Antophyta) atau tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Alat kelamin jantan berupa benang sari dan alat kelamin betinanya berupa putik.
Anda telah mengetahui apa itu perkembangbiakan vegetatif dan generatif pada tumbuhan. Adakah perbedaan antara perkembangbiakan vegetatif dan generatif? Coba anda perhatikan tabel berikut.
Perkembangbiakan vegetatif dan generatif juga terjadi di hewan. Hewan-hewan tingkat rendah dapat berkembang biak secara vegetatif dengan cara membelah diri, yaitu pemisahan induk menjadi dua individu baru atau lebih yang ukurannya hampir sama. Amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri. Masih ingatkah anda bahwa amoeba termasuk invertebrata?
Pada vertebrata juga terjadi perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Vertebrata berkembang biak secara generatif. Perkembangbiakan generatif pada vertebrata terjadi secara periodik dan mempunyai siklus yang jelas. Hal ini sangat memungkinkan hewan untuk menghemat energi dan menghasilkan keturunan untuk kelangsungan hidup keturunannya.
Tabel 4.2. Perbedaan perkembangan vegetatif dan generatif pada Tumbuhan
Jenis Perkembangbiakan
Keuntungan
Kerugian
Generatif- Tidak mudah tumbang
- Tidak mudah terserang Penyakit
- Lama waktu untuk menghasilkan buah
- Sifat anak belum tentu sama dengan Induk
Vegetatif- Waktu berbuah cepat
- Sifat anak sama dengan sifat induk
- Mudah tumbang
- Mudah diserang penyakit
Perkembangbiakan vegetatif dan generatif juga terjadi di hewan. Hewan-hewan tingkat rendah dapat berkembang biak secara vegetatif dengan cara membelah diri, yaitu pemisahan induk menjadi dua individu baru atau lebih yang ukurannya hampir sama. Amoeba berkembang biak dengan cara membelah diri. Masih ingatkah anda bahwa amoeba termasuk invertebrata?
Pada vertebrata juga terjadi perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Vertebrata berkembang biak secara generatif. Perkembangbiakan generatif pada vertebrata terjadi secara periodik dan mempunyai siklus yang jelas. Hal ini sangat memungkinkan hewan untuk menghemat energi dan menghasilkan keturunan untuk kelangsungan hidup keturunannya.