Rabu, 20 Februari 2013

BARRU BERULANG TAHUN YANG KE - 53




HARI ini, Rabu 20 Februari, Kabupaten Barru menjejak usia yang ke-53 tahun. Banyak yang telah dicapai, tetapi tugas untuk merangkai masa depan yang lebih baik masih membentang jauh. 
Seperti apa komitmen pemerintah daerah mewujudkan semua program pembangunannya ini. Berikut petikan wawancara  dengan Bupati Barru H Andi Idris Syukur.


 Apa yang spesifik dari Hari Jadi Ke 53 Kabupaten dibanding HUT Ke 52?

Bupati: Sebenarnya Secara seremonial tidak terlalu jauh berbeda. Hanya saja dari segi komitmen 2013, berbeda dari tahun ke tahun. Implementasi komitmen itu merujuk dari visi dan misi daerah ini yang maju, sejahtera, bermartabat dan bernafaskan keagamaan. Makanya di 2013 ini Pemkab Barru sudah memiliki tekad bahwa daerah ini akan memiliki daya saing. Langkah demikian, tentu tidak dicapai begitu saja. Tetapi berkat dengan kerja keras selama dua tahun lebih. Hasil komitmen itu sudah tampak capaiannya pada beberapa indikator. Yang kesemuanya akan menciptakan perluasan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan rakyat.

 Indikator apa yang menjadi ukuran bahwa daerah ini berkomitmen untuk memberdayakan masyarakatnya?

Bupati: ada tahun 2010 jumlah uang yang beredar dimasyarakat Barru, masih dikisaran Rp 1,2 Triliun lebih. Tetapi pada tahun 2012 mencapai angka cukup signifikan dengan jumlah capaian uang yang beredar sekitar Rp 4,7 Triliun. Termasuk didalamnya dengan nilai investasi yang ditanamkan beberapa pemodal yang membawa uangnya ke Barru. Bukti inilah yang kami maksud sebagai indikator pertama.

Bagaimana dengan indikator berikutnya yang menyentuh langsung pada tingkat pelayanan masyarakat. Apakah mencapai hasil yang lebih baik?

Bupati: Iya tentu karena sektor pelayanan kepada masyarakat jauh lebih diutamakan, seperti pada sektor Perizinan, yang pada 2010 hanya menerbitkan sekitar 590 lembar dengan nilai sekitar Rp 42 miliar. Bandingkan dengan apa yang diperoleh di tahun 2012. Kita mampu menerbitkan hingga 4.900 dari berbagai bentuk perizinan, yang nilainya mencapai Rp 471 miliar.

Lalu bagaimana dengan sektor fisik, seperti infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan. Apakah tetap ada upaya perbaikan?

Bupati: Untuk infrastruktur jalan, daerah Barru memiliki panjang jalan sekitar 668 kilometer, yang dalam kondisi baik. Pada tahun 2010 dari sepanjang jalan itu, hanya 55 % yang memiliki kondisi baik. Namun memasuki 2012 mengalami peningkatan kondisi jalan hingga 58 %.

Selain itu indikator apa sangat penting sebagai patron bahwa masyarakat daerah ini mengalami kemajuan pesat?

Bupati: Yang paling penting adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada tahun 2010 IPM Kabupaten Barru masih berada pada angka 70,86. Sedangkan di tahun 2012 mengalami peningkatan karena IPM mencapai angka 71,98. Kenaikan ini sangat tinggi, meski peningkatan secara angka-angka hanya nol sekian persen. Tetapi kenaikan seperti itu sangat baik dan harus diketahui bahwa capaian IPM itu sangat kompleks.

Adakah hal lain yang lebih spesifik sebagai kado ulang tahun Kabupaten Barru yang ke 53 ini?

Bupati: Selain membuktikan pendidikan gratis hingga tingkat SLTA pada tahun 2012. Pemkab Barru bekerja sama Palang Merah Indonesia dalam menggratiskan darah bagi warga yang membutuhkan. Barru menjadi daerah pertama yang menggratiskan darah.

Apa yang menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten ini sedang membangun komitmen menuju daerah yang memiliki daya saing?

Bupati: Secara nasional, Kabupaten Barru memperoleh peringkat A sebagai daerah yang berkomitmen menciptakan daya saing.


 Bagaimana dengan janji politik Anda ketika baru memimpin Barru bahwa akan membagikan anggaran Rp 500 Juta untuk setiap desa?

Bupati: Janji itu telah kami wujudkan dan di tahun 2013 ini, tetap dilanjutkan dan kita berharap berjalan lancar. Kisaran janji yang disalurkan sudah mencapai Rp 27 miliar. Untuk lebih membuktikan komitmen membangun masyarakat. Apakah peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Harus dimulai dari aparat Pemerintahan itu sendiri. Makanya melalui Peraturan Bupati Nomor 2 tahun 2013 ini. Kami telah mencanangkan Jum'at Madani dan Sabtu Prima. Hari Jum;at itu, Seluruh Aparat PNS di Barru akan berpakaian muslim bagi yang muslim dan non muslim menyesuaikan. Tentu dengan berbagai kegiatan yang bernafaskan nilai keagamaan. Begitu pula di hari Sabtu Prima, PNS akan mengawali senam kesegaran jasmani di waktu pagi.

Untuk membangun Barru ke arah yang lebih baik. Apakah ada strategi moral yang bermakna sesuai dengan arti kata dari Barru itu sendiri ?.

Bupati: Barru itu kan artinya berbuat kebaikan dan satu-satunya Kabupaten dan kota dari 500 lebih jumlahnya di Indonesia yang  tercantum dalam Hasmaul Husna. Makanya kalau kita memiliki Nawaitu yang baik untuk membangun daerah ini. Yakin saja Insya Allah hasilnya pasti akan lebih baik.