Selasa, 29 Januari 2013

Langkah-langkah Usaha Pencegahan Terhadap Penyakit


Langkah-langkah Usaha Pencegahan Terhadap Penyakit- Penyakit dapat datang kapan saja dan di mana saja, karena sebenarnya kuman-kuman penyebab penyakit banyak tersebar di lingkungan sekeliling kita. Ada pepatah, “lebih baik mencegah daripada mengobati”, ini dapat kita terapkan sehingga kita bisa terhindar dari penyakit.
Usaha-usaha pencegahan terhadap penyakit  antara lain:
a. Vaksinasi
Vaksinasi dilakukan untuk meningkatkan daya kebal tubuh terhadap penyakit tertentu, misalnya pemberian vaksin polio untuk mencegah penyakit polio. Selain itu, juga pemberian vaksin tetanus dan vaksin cacar.
b. Pemberian obat-obatan yang sesuai
Usaha ini mungkin bisa kita lakukan sehingga dapat terhindar dari tertularnya penyakit, misalnya apabila pergi ke tempat atau daerah endemik penyakit malaria, maka sebaiknya sebelumnya minum obat antimalaria agar tidak tertular penyakit malaria.
c. Pengendalian perantara penyakit
Perantara penyakit dapat berupa serangga yang ada di sekitar kita. Untuk menghindari penyebaran penyakit, maka diputuskan jalur kehidupan dari serangga-serangga tersebut. Perantara penyakit, misalnya nyamuk Anopheles dapat menjadi perantara penyebab penyakit malaria, nyamuk Aedes aegypti membawa virus yang dapat menyebabkan penyakit demam berdarah.
d. Meningkatkan kebersihan lingkungan dan diri sendiri.
Setiap respon kebal memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Kekhususan, artinya hanya melawan salah satu antigen.
b. Pengenalan terhadap benda asing. Sistem kebal akan mengenal benda asing yang sudah pernah dia kenal sebelumnya. Apabila benda asing tersebut masuk, maka akan dicegah.
c. Daya ingatan, dalam jangka waktu tertentu apabila tidak ada serangan antigen asing, maka lama-lama akan hilang daya ingatnya. Akhirnya sistem ini tidak dapat mengenal benda asing yang menyerangnya.
Kelainan pada sistem kekebalan tubuh
Manusia hanya bisa hidup dengan sistem imun. Apabila sistem imun bekerja tidak normal atau mengalami gangguan, seseorang akan dapat bertahan hidup bila berada di lingkungan yang steril atau bebas dari kuman penyakit atau diberikan sistem imun dengan suntikan sel-sel sumsum tulang dari donor yang sehat. Kelainan yang terjadi pada sistem kekebalan, antara lain sebagai berikut.
a. autoimunitas
Autoimunitas merupakan penyakit yang menyebabkan tubuh mengembangkan antibodi pada antigennya sendiri. Macam antoimunitas adalah artitis reumatik, anemia pernisiosa dan penyakit adison.
b.  AIDS
AIDS merupakan penyakit yang disebabkan karena virus HIV (Human Immunodefisiency virus). Penyakit ini sampai sekarang merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat, karena belum ditemukan obatnya. HIV menyerang pada sistem kekebalan manusia. Apabila seseorang telah terinfeksi HIV, maka daya kebalnya akan turun drastis, dalam jangka waktu tertentu ia akan kehilangan daya tahan. Apabila sudah demikian maka tubuhnya mudah sekali terinfeksi oleh kuman penyakit yang lain.
Masa inkubasi adalah masa masuknya virus sampai virus berkembang biak, sekitar 0-6 bulan. Masa infeksi adalah masa perkembangbiakan virus sampai timbul gejala adalah 2 – 5 tahun. Gejala yang menyertai penyakit AIDS, antara lain berat badan semakin menurun, sering terkena flu dalam waktu lama, kekebalan tubuh menurun dan akhirnya hilang sama sekali, orang dalam kondisi yang sangat lemah.
Penyakit AIDS dapat menular. Penyebaran virus ini dapat melalui perantara penggunaan jarum suntik, tranfusi darah, dan hubungan seksual. Untuk mencegah tertularnya penyakit yang mematikan ini pemerintah banyak memberikan penyuluhan dan monitoring, terutama pada kawula muda untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat menjadikan penyebab tertularnya penyakit AIDS.